MRS Memang Beda, Anak Usia 11 Tahun Turut Berebut Podium, Nyalinya Tak Kalah Dengan Pembalap Lainnya

  • Bagikan
MRS Memang Beda, Anak Usia 11 Tahun Turut Berebut Podium, Nyalinya Tak Kalah Dengan Pembalap Lainnya
MRS Memang Beda, Anak Usia 11 Tahun Turut Berebut Podium, Nyalinya Tak Kalah Dengan Pembalap Lainnya

LOMBOK TENGAH, radarntb.com — Deru mesin motor 150cc bergemuruh di Pertamina Mandalika International Circuit. Di antara para pebalap yang sedang menguji kecepatan, ada satu sosok muda yang menarik perhatian. Ia adalah Muhammad Jenjebil Mulfi, atau yang akrab disapa Jembil, pbocah berusia 11 tahun asal Sampang, Madura.

Siswa dari Paddock Area Racing School ini turun di kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) 150cc dalam sesi kualifikasi yang digelar hari ini. Jembil mengungkapkan rasa senangnya bisa menjajal sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut.

“Balapan di sini seru banget karena lintasannya bagus. Jalurnya mulus dan tidak ada gelombang atau kendala sama sekali,” ungkap Jembil dengan antusias saat diwawancarai di area sirkuit, Sabtu (20/6/2026)

Bakat balap bocah berusia 11 tahun ini ternyata mengalir langsung dari sang ayah yang juga merupakan mantan pebalap otomotif. Sejak usia 5 tahun, Jembil sudah dikenalkan dengan dunia motor dan mulai belajar keseimbangan menggunakan motor mini (pocket bike).

Berkat bimbingan langsung dari sang ayah serta polesan dari Coach Marta (Paddock Area Racing School), kemampuan Jembil terus terasah hingga ia berani terjun ke sirkuit profesional.

Meski tidak mengingat secara pasti sudah berapa tahun ia aktif di sirkuit besar, Jembil tercatat sudah mulai rutin mengikuti balapan sejak tahun lalu.

“Dari tahun kemarin sudah mulai ikut, cuma waktu itu belum full series, baru setengah seri saja. Nah, kalau sekarang baru ikut lagi untuk kualifikasi lomba,” jelas anak pertama dari dua bersaudara ini.

Ketika ditanya mengenai cita-citanya di dunia balap, Jembil tidak ragu-ragu mengungkapkan impian besarnya. Meskipun ia mengetahui kelas balap bergengsi seperti Moto2, hatinya sudah tertambat pada kelas utama.

“Cita-cita mau jadi pebalap MotoGP, aku lebih suka kelas MotoGP,” ujarnya optimistis.

Kehadiran talenta muda seperti Jembil di Sirkuit Mandalika menjadi bukti bahwa regenerasi pebalap muda Indonesia terus berjalan.

Dengan dukungan keluarga, pelatih yang tepat, dan fasilitas sirkuit berstandar internasional, bukan tidak mungkin nama Jembil Mulfi akan menjadi Local Hero berikutnya yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

  • Bagikan
Exit mobile version