Banner Iklan Aruna

Haji 2026: 5.798 Jemaah NTB Siap Diterbangkan ke Tanah Suci, Embarkasi Lombok Gunakan Layanan Satu Pintu

  • Bagikan
Haji 2026: 5.798 Jemaah NTB Siap Diterbangkan ke Tanah Suci, Embarkasi Lombok Gunakan Layanan Satu Pintu
Haji 2026: 5.798 Jemaah NTB Siap Diterbangkan ke Tanah Suci, Embarkasi Lombok Gunakan Layanan Satu Pintu

MATARAM, radarntb.com – Sebanyak 5.798 jemaah calon haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci. Seluruh tahapan persiapan, mulai dari administrasi hingga kesiapan petugas kloter, telah rampung 100 persen.

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, dalam konferensi pers, Senin (20/4/2026), menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan kelancaran operasional keberangkatan yang akan terbagi ke dalam 15 kelompok terbang (kloter).

“Seluruh rangkaian persiapan hingga keberangkatan jemaah haji dari NTB telah dilalui dengan baik. Kami pastikan semua dalam kondisi siap,” ujar Lalu Amin.

Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu Allah, Embarkasi Lombok tahun ini menggunakan sistem one stop service. Sistem ini dirancang untuk memangkas alur birokrasi, sehingga jemaah dapat menyelesaikan proses administrasi hingga pemeriksaan kesehatan dengan lebih praktis dan efisien sejak kedatangan di asrama hingga keberangkatan.

“Terkait keamanan, penerbangan, kondisi jemaah, hingga kesiapan asrama, semuanya sudah kami integrasikan,” tambahnya.

Kemenhaj NTB memberikan perhatian khusus bagi jemaah kategori lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan risiko tinggi. Lalu Amin memastikan data kelompok tersebut telah tervalidasi dengan baik dan pendampingnya pun telah disiapkan.

“Data jemaah yang sempat terkendala sudah kami petakan dan selesaikan, sehingga tidak akan ada hambatan di lapangan,” tegasnya.

Berdasarkan jadwal yang dirilis, kloter pertama jemaah haji NTB dijadwalkan mulai masuk ke Embarkasi Lombok pada 21 April 2026 pukul 06.00 WITA. Selanjutnya, jemaah dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci pada 22 April 2026 pukul 02.50 WITA.

Kelancaran operasional haji tahun ini tidak lepas dari kolaborasi matang dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, otoritas bandara, maskapai penerbangan, TNI, Polri, hingga instansi kesehatan.

“Seluruh stakeholder telah berkoordinasi secara intensif. Sinergi ini adalah kunci kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026,” pungkas Lalu Amin.

Dengan kesiapan yang matang dari sisi dokumen, petugas, hingga fasilitas, jemaah haji NTB diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan nyaman hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *