MATARAM, radarntb.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Lombok kembali sukses memberangkatkan kelompok terbang (Kloter) 12 menuju Tanah Suci pada Kamis (7/5/2026) dini hari pukul 00.20 WITA. Sebanyak 393 jemaah dan petugas telah bertolak dari Bandara Internasional Lombok dengan kondisi siap ibadah, lengkap dengan pakaian ihram yang telah dikenakan sejak dari embarkasi.
Ketua PPIH Embarkasi Lombok yang juga Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, memastikan bahwa seluruh proses keberangkatan Kloter 12 berjalan tertib sesuai prosedur operasional yang ketat.
Dalam proses pemeriksaan kesehatan terakhir, PPIH menunjukkan profesionalismenya dalam menangani dinamika kondisi fisik jemaah. Dari hasil pemeriksaan medis, satu jemaah bernama Raini binti Ulan (60) dinyatakan belum laik terbang. Mengikuti keputusan tersebut, sang anak yang sedianya mendampingi juga memilih menunda keberangkatan untuk menemani orang tuanya.
Sebagai langkah antisipatif agar kuota kursi tetap terpenuhi, PPIH langsung menurunkan jemaah cadangan yang telah bersiap. Dua jemaah cadangan, yakni Mene Dawite (64) dan Sanariah (67), dinyatakan memenuhi syarat istitaah (kemampuan kesehatan) dan langsung diberangkatkan bersama Kloter 12.
“Kami sangat mengapresiasi integritas petugas medis dan ketegasan prosedur kami. Bagi jemaah yang menunda, kami pastikan akan mendapatkan pendampingan hingga kondisi kesehatan membaik dan dapat diberangkatkan kembali,” ujar Lalu Amin, Kamis (7/5/2026).
Selain kesiapan fisik, PPIH Embarkasi Lombok juga memastikan setiap jemaah di Kloter 12 telah memegang Kartu Nusuk. Dokumen ini menjadi elemen vital bagi jemaah selama berada di Arab Saudi.
“Kartu Nusuk bukan sekadar dokumen tambahan, melainkan akses utama bagi jemaah untuk mendapatkan layanan selama di Makkah dan Madinah. Kami pastikan 100 persen jemaah Kloter 12 telah mengantongi kartu ini sebelum terbang,” tegas Lalu Amin.
Kelancaran keberangkatan Kloter 12 ini menegaskan bahwa sistem manajemen haji di NTB telah matang. Dengan mekanisme jemaah cadangan yang bergerak cepat, PPIH memastikan tidak ada kursi yang terbuang sia-sia, sehingga setiap kesempatan berhaji dapat dimaksimalkan oleh para calon jemaah.
PPIH Embarkasi Lombok mengimbau pihak keluarga jemaah untuk terus mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah di Tanah Suci, sembari memastikan bahwa petugas di lapangan terus memantau kondisi kesehatan para jemaah secara berkala.













