Banner Iklan Aruna

Kloter LOP 9 Asal Lombok Timur Siap Diberangkatkan ke Madinah, Fokus Utama Layanan Bagi Lansia

  • Bagikan
Kloter LOP 9 Asal Lombok Timur Siap Diberangkatkan ke Madinah, Fokus Utama Layanan Bagi Lansia
Kloter LOP 9 Asal Lombok Timur Siap Diberangkatkan ke Madinah, Fokus Utama Layanan Bagi Lansia

MATARAM, radarntb.com – Sebanyak 393 jemaah calon haji asal Lombok Timur yang tergabung dalam Kloter LOP 9 dijadwalkan terbang menuju Madinah pada Minggu (3/5/2026) pukul 00.05 WITA. Pemberangkatan ini dilakukan melalui Bandara Internasional Lombok menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 5109.

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, menyatakan bahwa seluruh jemaah telah melalui tahap pembinaan dan pemeriksaan kesehatan dengan hasil yang prima.

“Seluruh jemaah Kloter LOP 9 dalam kondisi siap berangkat. Kami telah memastikan seluruh sistem layanan berjalan optimal, terutama mengingat jumlah jemaah lansia di kloter ini cukup signifikan,” ujar Lalu Amin.

Berdasarkan data Kemenhaj NTB, Kloter LOP 9 memiliki komposisi yang cukup unik dengan tingginya jumlah jemaah lanjut usia (lansia). Dari total 393 jemaah, sebanyak 101 orang masuk dalam kategori lansia (48 perempuan dan 53 laki-laki), sedangkan 292 orang lainnya merupakan jemaah non-lansia. Secara keseluruhan, kloter ini terdiri dari 194 perempuan dan 199 laki-laki.

Untuk mendampingi dan melayani jemaah, sebanyak enam petugas profesional telah disiagakan, yakni:

  • 1 TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia)

  • 1 TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia)

  • 1 Dokter dan 1 Paramedis (TKHI)

  • 1 Petugas Haji Daerah (PHD)

  • 1 Petugas KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah)

Dalam kloter ini, terdapat dua jemaah yang menjadi perhatian karena perbedaan usia yang cukup kontras:

  • Jemaah Tertua: Harun Al Rasyid (88 tahun) asal Semanggeleng Gerisak Semanggeleng.

  • Jemaah Termuda: Nadia Sapira Putri (18 tahun) asal Selagik.

Sebelum bertolak ke Tanah Suci, para jemaah telah memasuki Asrama Haji pada Sabtu (2/5/2026) pukul 06.00 WITA untuk menjalani prosesi keberangkatan terakhir. Lalu Amin berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik dan mengikuti instruksi petugas di lapangan.

“Kami ingatkan jemaah untuk terus menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan yang terpenting tetap fokus pada rangkaian ibadah agar pulang ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *