Banner Iklan Aruna

Lombok Barat Berbenah! Bupati LAZ Luncurkan “Senjata” Baru: Teknologi Masaro dan 8 Truk Sampah Ekstra

  • Bagikan
Lombok Barat Berbenah! Bupati LAZ Luncurkan "Senjata" Baru: Teknologi Masaro dan 8 Truk Sampah Ekstra
Bupati Laz sedang mencoba truk pengangkut sampah yang diluncurkan.

GIRI MENANG, radarntb.com – Masalah sampah di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kini memasuki babak baru. Tidak lagi sekadar mengandalkan pola lama, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di bawah kepemimpinan Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) resmi melakukan langkah revolusioner untuk mewujudkan wilayah yang lebih bersih dan sehat.

Pada Selasa (6/1/2026), suasana di pelataran Lobby Kantor Bupati tampak berbeda. Sebanyak delapan unit Dump Truck baru berjejer rapi, siap diterjunkan ke titik-titik yang selama ini sulit terjangkau.

Penyerahan kunci armada ini dilakukan langsung oleh Bupati LAZ kepada para tenaga operasional, didampingi Wakil Bupati Hj. Nurul Adha. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Bupati menyadari bahwa mobilitas pengangkutan sampah seringkali terhambat karena kondisi armada yang sudah uzur.

“Penambahan delapan unit truk ini adalah bentuk komitmen serius kita. Kita ingin layanan kebersihan menjangkau hingga ke pelosok yang selama ini sulit diakses,” tegas Bupati LAZ.

Tak hanya soal sampah, Bupati juga mengumumkan pengadaan mobil skylift di tahun 2026 yang khusus digunakan untuk perampingan pohon, demi menjaga keselamatan dan estetika kota.

Yang paling menarik dari strategi baru ini adalah implementasi Teknologi Masaro (Manajemen Sampah Zero). Jika biasanya sampah hanya sekadar “angkut dan buang”, Masaro membawa konsep pengolahan langsung di lokasi terdekat.

Apa keuntungannya?

  • Efisiensi Biaya: Memangkas biaya operasional pengangkutan yang tinggi.

  • Kurangi Beban TPA: Mengurangi penumpukan sampah di TPA Regional Kebon Kongok yang kian overload.

  • Proses Cepat: Sampah langsung diproses menjadi produk bermanfaat di titik pengolahan.

Saat ini, dua unit mesin Masaro sudah mulai “beraksi” di dua titik strategis:

  1. Lingsar: Melayani kebutuhan wilayah Kecamatan Lingsar dan Narmada.

  2. Senteluk: Melayani area wisata dan pemukiman di Kecamatan Batulayar dan Gunungsari.

“Jika program di dua lokasi ini terbukti efektif, kita akan segera melakukan ekspansi teknologi serupa ke seluruh kecamatan di Lombok Barat,” pungkas Bupati LAZ dengan optimis.


Catatan Redaksi: Langkah Pemkab Lobar ini menunjukkan pergeseran dari manajemen sampah konvensional menuju sistem yang lebih berkelanjutan (sustainable). Dengan kombinasi armada baru dan teknologi Masaro, warga Lobar boleh optimis melihat lingkungan yang lebih asri dalam waktu dekat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *