MANDALIKA, radarntb.com — Persiapan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Sirkuit Mandalika terus dimaksimalkan. Chairman MotoGP Indonesia 2026, Troy Reza Waroka, mengungkapkan bahwa kesiapan sirkuit beserta fasilitas pendukungnya kini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Secara umum, persiapan MotoGP Mandalika 2026 sudah semakin baik, mungkin sekitar 80 persen. Sisa 20 persennya tinggal finishing di beberapa aspek,” ujar Troy, Jumat (4/9/2026).
Sebagai bagian dari pengerjaan finishing, pengelola kawasan telah merampungkan pembangunan fasilitas storage atau gudang penyimpanan baru yang direkomendasikan langsung oleh MGPA. Gudang ini mencakup garasi khusus (common garage) untuk menampung sekitar 53 kendaraan mewah milik para penghuni tetap sirkuit yang sering melakukan aktivitas balap di Mandalika.
Selain garasi kendaraan, disiapkan pula gudang penyimpanan khusus untuk peralatan teknis balap yang bernilai tinggi, seperti sistem kabel (cabling), tata pencahayaan, hingga perangkat elektronik balap yang membutuhkan perawatan ekstra. Dari sisi infrastruktur dasar, ITDC bekerja sama dengan PLN melakukan peningkatan kelistrikan dengan membangun pusat listrik baru di dalam area sirkuit.
Untuk area lintasan (track), proses track painting atau pengecatan ulang akan segera dilaksanakan setelah agenda acara lokal selesai. Pengecatan ini wajib diselesaikan setidaknya satu bulan sebelum balapan dimulai menggunakan cat khusus yang diimpor langsung dari Italia agar memenuhi standar keselamatan FIM. Pekerjaan tersebut nantinya akan melibatkan tenaga kerja lokal Indonesia.
Di samping kesiapan fisik sirkuit, penyiapan sumber daya manusia juga tengah berjalan. Tahapan pendaftaran dan seleksi relawan (volunteer) telah menarik perhatian lebih dari 3.000 pendaftar. Proses seleksi dilakukan secara ketat untuk menyesuaikan peningkatan standar kualifikasi yang diminta oleh Dorna Sports.
Perapian fasilitas penonton seperti bangku tribune (grandstand) dan Royal Box juga terus dikejar oleh para tenaga kerja pekan ini.
Terkait isu keamanan dan potensi gangguan lahan di sekitar sirkuit, pihak ITDC telah berkoordinasi intensif dengan stakeholder terkait untuk langkah sosialisasi dan antisipasi. Hal ini dilakukan agar insiden yang sempat menjadi perhatian Dorna tidak terulang kembali saat ajang berlangsung.
Sementara itu, dari segi aksesibilitas, perbaikan jalan bypass menuju kawasan Mandalika oleh Kementerian PUPR terus berjalan dan ditargetkan rampung 100 persen tepat waktu sebelum ajang balap dimulai.













