Banner Iklan Aruna

Satpol PP Loteng Pertajam Strategi Lewat Bimtek Khusus Untuk Perangi Rokok Ilegl

  • Bagikan
Satpol PP Loteng Pertajam Strategi Lewat Bimtek Khusus Untuk Perangi Rokok Ilegl
Satpol PP Loteng Pertajam Strategi Lewat Bimtek Khusus Untuk Perangi Rokok Ilegl

LOMBOK TENGAH, radarntb.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) kian serius dalam menekan peredaran Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) ilegal.

Langkah ini dipertegas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas personel yang digelar selama dua hari, 12–13 Februari 2026, di Hotel Grand Royal Batujai.

Bimtek ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat taji Satpol PP sebagai penegak Perda. Fokus utamanya jelas: membersihkan wilayah Lombok Tengah dari peredaran rokok tanpa pita cukai resmi.

Dalam sesi materi, para narasumber menggarisbawahi bahwa bahaya rokok ilegal bersifat sistemik. Selain menggerus penerimaan negara dari sektor cukai, keberadaannya memicu persaingan usaha yang tidak sehat dan membahayakan masyarakat selaku konsumen karena kualitas produk yang tidak terjamin.

“Pengawasan dan penindakan harus dilakukan secara konsisten dan terkoordinasi. Kita tidak ingin ekonomi daerah terganggu oleh praktik-praktik ilegal seperti ini,” tegas salah satu pemateri.

Strategi Operasi: Tegas Namun Tetap Humanis

Melalui Bimtek ini, para personel Satpol PP Loteng dibekali dengan:

1. Pemahaman Regulasi: Update aturan terbaru mengenai cukai hasil tembakau.

2. Teknis Lapangan: Strategi operasi agar lebih efektif, terukur, dan sesuai prosedur.

3. Sinergi Lintas Sektor: Penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait guna menghindari tumpang tindih kewenangan.

Menariknya, Satpol PP Loteng berkomitmen mengedepankan pendekatan yang persuasif dan edukatif. Artinya, operasi di lapangan nantinya tidak hanya sekadar penindakan, tetapi juga memberi pemahaman kepada pedagang dan masyarakat mengenai dampak hukum rokok ilegal.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam mendukung program pusat untuk pemberantasan barang ilegal. Dengan personel yang lebih profesional dan berintegritas, diharapkan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

Kini, Korps Praja Wibawa Lombok Tengah menyatakan kesiapannya untuk terjun ke lapangan, menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat sekaligus memastikan aturan cukai tegak berdiri di Bumi Tatas Tuhu Trasna.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *