MATARAM, radarntb.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram bersiap menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Setelah pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk program studi umum resmi dirilis pada Senin kemarin, kini perhatian beralih ke persiapan jalur Mandiri yang menawarkan berbagai kemudahan dan program khusus.
Wakil Rektor 1 UIN Mataram, Prof. Dr. H. Adi Fadli, mengungkapkan bahwa total kuota mahasiswa baru yang akan diterima pada tahun ini mencapai 4.000 orang untuk seluruh jalur pencalonan.
“Kemarin hari Senin sudah keluar pengumuman SNBT untuk prodi umum kita, seperti Hukum Bisnis, Kewirausahaan, Teknologi Informasi, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan Keperawatan Anestesiologi,” ujar Prof Adi Fadli saat ditemui di ruang kerjanya, (26/5/2026).
Sementara itu, untuk program studi keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), proses pendaftaran melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) saat ini masih berjalan dan akan ditutup pada 31 Mei 2026. Ujian jalur tersebut rencananya akan dilaksanakan mulai 8 Juni 2026.
Setelah seluruh rangkaian UM-PTKIN selesai, UIN Mataram akan langsung membuka seleksi Jalur Mandiri. Dr. Adi Fadly menjelaskan, Jalur Mandiri tahun ini terbagi menjadi tiga skema utama:
Pertama, jalur Mandiri Berprestasi Non-Akademik Jalur ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang non-akademik, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Selain itu, fasilitas ini juga terbuka bagi mantan Ketua OSIS, ketua organisasi kepondokan, serta para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) minimal 15 juz.
Jalur ini akan dibuka secara terbatas selama 10 hari, yakni dari tanggal 17 hingga 26 Juni 2026.
Berikutnya, jalur Mandiri Inklusi, sebagai bentuk komitmen kampus terhadap pendidikan yang berkeadilan, UIN Mataram kembali membuka Jalur Mandiri Inklusi bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas atau anak-anak berkebutuhan khusus.
Pendaftarannya dibuka bersamaan dengan jalur prestasi, yaitu 17–26 Juni 2026. Istimewanya, pihak kampus akan mengupayakan program beasiswa internal khusus dari dana Badan Layanan Umum (BLU) kampus bagi mahasiswa disabilitas yang diterima.
Terakhir, jalur Mandiri SSE (Sistem Seleksi Elektronik) Jalur ini terbuka untuk umum dan mencakup seluruh program studi yang ada di UIN Mataram, baik prodi di bawah Kemenag maupun di bawah Kemendikbudristek (Dikti). Pendaftaran jalur SSE ini akan dibuka mulai 29 Juni hingga 13 Juli 2026.
Adi Fadli menegaskan bahwa seluruh calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur Mandiri tetap harus melewati proses seleksi dan ujian ulang berbasis komputer (CBT) yang dilaksanakan langsung di kampus, bukan secara daring di rumah.
“Bagi pendaftar jalur prestasi seperti tahfiz, mereka akan diuji kembali secara langsung di kampus untuk memastikan keabsahan hafalan mereka. Begitu juga dengan jalur SSE, semua ujiannya berbasis komputer di dalam kampus,” jelasnya.
Untuk mempermudah proses pendaftaran, seluruh sistem informasi dan registrasi dapat diakses secara terpadu melalui laman resmi Admission UIN Mataram. Pihak kampus juga menyediakan kontak layanan (contact person) serta layanan asistensi langsung di bagian akademik bagi calon mahasiswa atau orang tua yang mengalami kesulitan dalam melakukan pendaftaran online.













