MATARAM, radarntb.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terlebih dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin).
Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi Ketua Kamar Dagang dan Industri NTB, H. Faurani, di ruang kerjanya pada Kamis (11/9/2025).
Gubernur Iqbal menyebut Kamar Dagang dan Industri NTB sebagai mitra strategis yang berperan vital sebagai jembatan penghubung antara dunia usaha dan pemerintah.
“Sinergi yang telah terjalin selama ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang investasi di NTB,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, H. Faurani menyampaikan tujuan audiensi, yaitu mengundang Gubernur untuk hadir pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin NTB 2025 yang dijadwalkan pada 15 September mendatang.
Musprov ini akan menjadi forum lima tahunan untuk menentukan kepemimpinan dan arah Kamar Dagang dan Industri NTB ke depan.
Apabila kembali terpilih, Faurani memprioritaskan rencana pembangunan kembali kantor lama Kamar Dagang dan Industri NTB di Jalan Tambora, Kota Mataram.
Proyek ini tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga dirancang untuk menciptakan pusat pengembangan ekonomi terpadu.
Rencananya, kantor baru tersebut akan memiliki area khusus untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), fasilitas pelatihan tenaga kerja, serta ruang interaksi bisnis modern.
“Langkah ini kami harapkan dapat memperkuat posisi Kadin sebagai pusat pengembangan ekonomi daerah sekaligus rumah bagi para pengusaha,” jelas Faurani, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
Musprov Kadin NTB 2025 mengusung tema “Meningkatkan Peran dan Fungsi Kadin untuk NTB Makmur Mendunia”, yang sejalan dengan visi pembangunan provinsi dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi lokal dan daya saing global.
Selama ini, Kadin NTB telah aktif mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pendampingan pengusaha lokal, penyediaan bahan untuk program Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), dan kontribusi nyata dalam upaya pengendalian inflasi daerah melalui stabilisasi harga bahan pokok.
“Kolaborasi ini menunjukkan peran aktif Kadin dalam mendukung visi NTB Makmur Mendunia,” pungkasnya.













