MATARAM, radarntb.com — Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 Mataram, Drs. H. Lalu Syauki MS, MP beberkan kunci keberhasilannya dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi yang siap bersaing di berbagai perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Upaya ini diwujudkan melalui implementasi program peminatan unggulan dan penguatan tim khusus penjamin mutu akademik.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram menegaskan kesiapannya untuk mencetak lulusan berdaya saing global.
Melalui strategi pendidikan yang terstruktur dan program peminatan unggulan yang intensif, madrasah ini berupaya memastikan siswanya mampu menembus berbagai perguruan tinggi terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri.
Kepsek MAN 2 Mataram, Drs. H. Lalu Syauki MS, MP, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada metode treatment khusus yang diterapkan pada siswa program peminatan.
Drs. H. Lalu Syauki menjelaskan bahwa proses pembentukan siswa unggulan dimulai dengan penjaringan yang ketat.
Setelah diseleksi, siswa akan masuk ke tahap penggemblengan yang dirancang secara khusus dan mendalam sesuai dengan bidang peminatan yang mereka pilih.
“Kalau tidak begitu, jangan bermimpi. Karena ini treatment khusus,” tegas Kepala Sekolah.
Ia menekankan bahwa proses intensif ini bertujuan agar siswa memiliki fokus yang kuat pada keahlian mereka, yang merupakan syarat mutlak untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Strategi peningkatan mutu akademik di MAN 2 Mataram tidak berhenti pada kurikulum internal.
Madrasah secara aktif menjalin kolaborasi dengan pihak eksternal dengan mendatangkan tenaga ahli dari luar, khususnya untuk memperkaya pembelajaran praktikum dan mata pelajaran spesifik seperti bahasa.
“Untuk praktik, tidak cukup dari guru dari dalam, [tapi juga] dari luar. Siapa yang ahli di bidang Bahasa Inggris, datang. Unram (Universitas Mataram) pun kita coba,” ungkapnya, menunjukkan komitmen untuk menghadirkan kualitas pengajaran terbaik.
Dukungan lain datang dari Tim Penjamin Mutu Akademik yang solid. Tim ini berfungsi memastikan bahwa seluruh proses belajar mengajar berjalan sesuai standar mutu yang tinggi.
Komitmen ini diperkuat dengan alokasi anggaran khusus. Drs. H. Lalu Syauki memastikan bahwa dana, termasuk dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tidak hanya difokuskan pada sarana fisik, melainkan juga untuk program-program peningkatan mutu siswa.
Seluruh upaya ini bermuara pada visi madrasah untuk menghasilkan lulusan yang dapat diterima di berbagai perguruan tinggi dunia.
“Target kita, anak-anak MAN PK maupun anak-anak MAN 2 bagaimana bisa diterima di berbagai perguruan tinggi dunia. Karena mutu MAN 2 itulah, Mandiri Menginspirasi Mendunia,” pungkasnya.













