MANDALIKA, radarntb.com – Akhir pekan balap di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sukses menyuguhkan tontonan kelas dunia. Seri GT World Challenge Asia 2026 yang berlangsung pada 2-3 Mei 2026 menghadirkan dinamika luar biasa, mulai dari keberhasilan pembalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael, meraih podium di Race 1, hingga drama Did Not Finish (DNF) yang menimpanya di Race 2.
Race 1: Panggung Kejayaan Audi dan Sean Gelael
Pada balapan hari Sabtu (2/5), pabrikan Audi menunjukkan dominasi mutlak di lintasan sepanjang 4,31 km tersebut. Duo pembalap Tiongkok, Congfu Cheng dan Kuai Yu dari tim FAW Audi Sport Asia Team Phantom, keluar sebagai juara umum menggunakan Audi R8 LMS GT3 EVO II. Mereka mencatatkan waktu 1 jam 47,263 detik dengan kecepatan rata-rata 140,31 km/jam.
Pembalap Indonesia, Sean Gelael, yang membela tim Garage 75 dengan Ferrari 296 GT3, menjadi bintang bagi publik tuan rumah. Sean sempat memimpin lomba hingga pertengahan balapan sebelum akhirnya finis di posisi ketiga overall. Hasil ini merupakan prestasi memukau yang membuktikan daya saing pembalap nasional di level GT3 internasional.
Race 2: Kebangkitan Porsche dan Nasib Sial Sean
Kondisi berbalik pada hari Minggu (3/5). Giliran Porsche yang unjuk gigi melalui pasangan Anthony Xu Liu dan Loek Hartog dari Phantom Global Racing. Mengendarai Porsche 911 GT3 R (992) Evo, mereka tampil tanpa cela dan mengamankan kemenangan overall kelas Pro-Am.
Namun, nasib kurang beruntung harus dialami Sean Gelael. Harapan untuk kembali naik podium sirna setelah ia terpaksa menghentikan balapan lebih awal (DNF) akibat kendala teknis. Meski begitu, performa Indonesia tetap terwakili di podium melalui Andrés Pato (berpasangan dengan Jaxon Evans) yang berhasil mengamankan posisi ketiga overall di Race 2.
Mandalika Festival of Speed: Dominasi Alinka dan Yasuo Iriawan
Tak hanya kelas GT3, ajang pendukung Mandalika Festival of Speed (MFoS) juga menyajikan persaingan sengit:
Krida Agya Kartini Race: Pembalap wanita papan atas, Alinka Hardianti, tampil tak terbendung dengan menyapu bersih kemenangan. Tim Women in Motorsport mendominasi podium melalui Clio Tjonnadi (P2) dan Alexandra Asmasoebrata (P3).
Superstar Sportscar Series: Yasuo Senna Irawan menjadi bintang utama dengan meraih double winner di Race 1 dan Race 2 menggunakan Porsche 991 GT3 Cup, mengungguli Nadeem Rustombi.
Subaru BRZ Super Series: Demas Agil dari Dewa United Motorsport tampil dominan di Race 1 dan kembali meraih kemenangan di Race 2 setelah duel sengit melawan Rio SB.
Time Attack: Yasuo Senna Irawan kembali mencatatkan waktu tercepat 1:33.672 menggunakan Radical SR10 XXR, mencatatkan diri sebagai yang tercepat di lintasan Mandalika akhir pekan ini.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya rangkaian balapan ini. Ia menegaskan bahwa persaingan ketat di semua kelas menunjukkan kualitas sirkuit dan tingginya level balap GT3 di Asia.
“Balapan hari ini benar-benar menunjukkan kualitas kompetisi yang luar biasa. Terkait Sean Gelael, itulah dinamika balap. Kami tetap mendukung penuh kiprah pembalap Indonesia di level internasional,” ujar Priandhi.
Keberhasilan penyelenggaraan ini mempertegas posisi Sirkuit Mandalika bukan hanya sebagai destinasi wisata, melainkan pusat industri motorsport yang kompetitif bagi pembalap lokal maupun internasional.













