Banner Iklan Aruna

Peringati Hari Bumi ke-56, Bhayangkari NTB Tanam Terumbu Karang di Gili Sudak Sekotong

  • Bagikan
Peringati Hari Bumi ke-56, Bhayangkari NTB Tanam Terumbu Karang di Gili Sudak Sekotong
Peringati Hari Bumi ke-56, Bhayangkari NTB Tanam Terumbu Karang di Gili Sudak Sekotong

LOMBOK BARAT, radarntb.com – Momentum Hari Bumi ke-56 menjadi ajang nyata bagi Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem bawah laut. Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, memimpin langsung aksi penanaman terumbu karang yang dipusatkan di kawasan wisata Gili Sudak, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, pada Kamis (30/4/2026).

Pemilihan kawasan Sekotong sebagai lokasi restorasi bukan tanpa alasan. Wilayah ini dikenal memiliki potensi wisata bawah laut yang luar biasa, namun memerlukan perhatian berkelanjutan agar ekosistemnya tetap terjaga.

Dalam kegiatan ini, Ny. Uty Edy Murbowo didampingi langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Barat, Ny. Citra Yasmara, beserta jajaran pengurus lainnya yang bertolak dari Pelabuhan Tawun menuju Gili Sudak sejak pagi hari.

Ny. Uty Edy Murbowo menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud tanggung jawab moral terhadap generasi mendatang, mengingat kesehatan laut sangat bergantung pada kondisi terumbu karangnya sebagai rumah bagi biota laut.

“Selain sebagai ajang silaturahmi, agenda utama kita adalah penanaman terumbu karang dalam rangka Hari Bumi ke-56. Semoga apa yang kita tanam hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta stabilitas ekosistem laut, khususnya di wilayah Sekotong yang sangat indah ini,” ujarnya dalam sambutan di lokasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah konkret ini juga bertujuan mendukung keberlanjutan lingkungan hidup yang berdampak langsung pada sektor pariwisata dan kesejahteraan nelayan setempat.

“Kegiatan penanaman terumbu karang ini adalah langkah konkret dalam mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Merupakan investasi masa depan bagi sektor pariwisata dan kesejahteraan nelayan setempat,” tambah Ny. Uty Edy Murbowo.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Barat, Ny. Citra Yasmara, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Gili Sudak sebagai pusat kegiatan.

Ia berharap keterlibatan aktif para anggota Bhayangkari ini dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak merusak ekosistem laut dan justru bersama-sama menjaganya.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi yang cukup istimewa, di mana setelah penyerahan terumbu karang secara simbolis, Ketua Bhayangkari Daerah NTB bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Barat melakukan aksi menyelam (diving) untuk meletakkan langsung media tanam karang di titik-titik yang telah ditentukan.

Melalui aksi ini, diharapkan ekosistem laut Gili Sudak semakin lestari dan terus menjadi daya tarik wisata bahari unggulan yang berkelanjutan di masa depan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *