MANDALIKA, radarntb.com – Kehadiran mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, di Sirkuit Internasional Mandalika pada Sabtu (2/5/2026) tidak hanya untuk mendukung Sean Gelael, tetapi juga untuk memantau kesiapan infrastruktur pendukung pariwisata. Meski memuji kemegahan sirkuit, Gatot melontarkan kritik keras terkait sulitnya akses transportasi menuju Lombok bagi para penonton dari luar daerah.
Gatot mengaku terkejut sekaligus prihatin melihat antusiasme masyarakat yang besar terhadap ajang GT World Asia 2026, namun tidak didukung oleh ketersediaan armada transportasi yang memadai. Berdasarkan pantauannya, banyak calon penonton yang akhirnya batal hadir karena kehabisan tiket pesawat.
“Saya heran ada event sebesar ini tapi tiket (pesawat) sampai kehabisan dan orang tidak kebagian. Ini sangat saya sayangkan,” ujar Gatot saat diwawancarai di area sirkuit.
Menurut Gatot, masalah ini seharusnya bisa diantisipasi jika koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola sirkuit, dan kementerian terkait berjalan maksimal. Ia menekankan pentingnya penyediaan penerbangan tambahan (extra flights) untuk mengakomodasi lonjakan wisatawan saat agenda balap internasional berlangsung.
Gatot memberikan saran konkret bagi pihak terkait ke depannya, ia menyarankan agar pemerintah daerah lebih proaktif meminta tambahan kuota penerbangan kepada pemerintah pusat.
Perlunya sinergi kuat antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata untuk memastikan aksesibilitas penonton.
Bandara yang sudah memenuhi syarat harus dimaksimalkan fungsinya untuk menyambut arus masuk penonton dalam jumlah besar.
Gatot menilai keterbatasan tiket ini merupakan kerugian bagi sektor ekonomi dan pariwisata Indonesia.
Dengan sirkuit yang sudah memenuhi standar internasional, sangat disayangkan jika potensi pendapatan dari sport tourism terhambat hanya karena masalah teknis transportasi.
“Seharusnya apabila ada emergency atau event besar, antisipasi transportasi itu nomor satu. Orang ingin melihat tapi tidak bisa datang karena masalah tiket, ini yang harus diperbaiki ke depan agar event internasional di sini benar-benar hidup,” pungkasnya.













