Banner Iklan Aruna

Rekayasa Lalu Lintas Sukses Diterapkan, Mobilitas Kendaraan MotoGP Mandalika 2026 Terkendali

  • Bagikan
Rekayasa Lalu Lintas Sukses Diterapkan, Mobilitas Kendaraan MotoGP Mandalika 2026 Terkendali
Rekayasa Lalu Lintas Sukses Diterapkan, Mobilitas Kendaraan MotoGP Mandalika 2026 Terkendali

MANDALIKA, radarntb.com — Pelaksanaan rekayasa lalu lintas pada gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, berjalan aman, lancar, dan terkendali. Langkah antisipatif kepolisian dalam mengatur arus mobilitas berhasil menekan potensi kemacetan parah di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika maupun jalur penunjang sekitarnya.

Peningkatan antusiasme penonton menjadi tantangan utama pada gelaran tahun ini. Jumlah penonton tercatat mengalami lonjakan sekitar 8,27% atau bertambah sebanyak 12.000 penonton, dari yang sebelumnya 145 ribu orang menjadi 157 ribu orang pada MotoGP 2026.

Seiring bertambahnya jumlah pengunjung, mobilitas kendaraan di area sekitar sirkuit pun melonjak secara signifikan. Data di lapangan mencatat sebanyak 7.620 unit kendaraan terparkir secara rapi di seluruh Kantong Parkir Utama (Parkir Timur dan Parkir Barat) maupun kantong parkir pendukung.

Jumlah tersebut belum termasuk puluhan armada shuttle bus yang beroperasi secara intensif (bolak-balik) mengantar dan menjemput ribuan penumpang dari kantong parkir ke area sirkuit.

Berikutny kendaraan umum dan operasional penunjang logistik yang mengangkut barang kebutuhan gelaran acara, serta atusan kendaraan penonton yang terpaksa diputar balik oleh petugas di pos pemeriksaan karena tidak memiliki stiker resmi parkir.

Kelancaran rekayasa lalu lintas tahun ini tak lepas dari penerapan inovasi teknologi digital dalam pengawasan arus lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB, Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K., menjelaskan bahwa salah satu faktor keberhasilan pengaturan lalu lintas kali ini adalah penggunaan alat pemindai digital (scanner) untuk mengecek keaslian dan kesesuaian stiker parkir pada setiap kendaraan penonton.

“Tahun ini stiker parkir diperiksa ketat menggunakan alat pemindai di tiap checkpoint. Kendaraan yang tidak sesuai atau tidak memiliki stiker langsung diputarbalikkan sebelum memasuki ring utama sirkuit, sehingga tidak mengganggu flow atau pergerakan arus di dalam kawasan,” ujar Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso saat ditemui di sela-sela pemantauan situasi lalu lintas MotoGP, Minggu (11/10/2026).

Selain pemeriksaan stiker secara presisi, Polda NTB juga memperluas jangkauan pemantauan dengan menambah titik kamera CCTV di kawasan-kawasan rawan kemacetan, persimpangan utama, hingga pintu masuk/keluar KEK Mandalika.

“Penambahan titik CCTV ini sangat membantu personel di lapangan. Begitu terlihat ada titik kemacetan atau penumpukan kendaraan, pantauan pusat kendali langsung memberikan arahan sehingga pergerakan petugas untuk mengurai arus menjadi sangat cepat dan terukur,” tambah Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso.

Secara umum, integrasi antara rekayasa jalur searah (one way system), penyediaan armada shuttle bus yang responsif, pemanfaatan alat pemindai stiker, serta pemantauan CCTV secara real-time dinilai berhasil menjaga ketertiban mobilitas kendaraan selama gelaran balap kelas dunia tersebut berlangsung.

Selain pemeriksaan stiker secara presisi, Polda NTB juga memperluas jangkauan pemantauan dengan menambah titik kamera CCTV di kawasan-kawasan rawan kemacetan, persimpangan utama, hingga pintu masuk/keluar KEK Mandalika.

“Penambahan titik CCTV ini sangat membantu personel di lapangan. Begitu terlihat ada titik kemacetan atau penumpukan kendaraan, pantauan pusat kendali langsung memberikan arahan sehingga pergerakan petugas untuk mengurai arus menjadi sangat cepat dan terukur,” tambah Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso.

Secara umum, integrasi antara rekayasa jalur searah (one way system), penyediaan armada shuttle bus yang responsif, pemanfaatan alat pemindai stiker, serta pemantauan CCTV secara real-time dinilai berhasil menjaga ketertiban mobilitas kendaraan selama gelaran balap kelas dunia tersebut berlangsung.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *