google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Alasan Dirkat Mutu Nakes Kemenkes RI Pilih Bapelkes Mataram Jadi Tuan Rumah - Radar NTB

Alasan Dirkat Mutu Nakes Kemenkes RI Pilih Bapelkes Mataram Jadi Tuan Rumah

  • Bagikan
Alasan Dirkat Mutu Nakes Kemenkes RI Pilih Bapelkes Mataram Jadi Tuan Rumah
Direktur Peningkatan (Dirkat) Mutu Tenaga Kesehatan (Nakes) Kemenkes RI Lupi Trilaksono, S.F, M.M, Apt. saat menyampaikan alasannya memilih Bapelkes Mataram sebagai tuan rumah Kegiatan fasilitasi transformasi SDM BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia itu tahun 2023.

MATARAM radarntb.com – Berikut ini alasan Direktur Peningkatan (Dirkat) Mutu Tenaga Kesehatan (Nakes) Kemenkes RI Lupi Trilaksono, S.F, M.M, Apt. memilih Bapelkes Mataram sebagai tuan rumah Kegiatan fasilitasi transformasi SDM BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia tahun 2023 ini.

Diketahui bahwa Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kemenkes RI dipilih oleh Ditkat Mutu Nakes Kemenkes RI menjadi tuan rumah kegiatan fasilitasi transformasi SDM di BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia tahun 2023 ini.

Kegiatan fasilitasi transformasi sumberdaya kesehatan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) ini merupakan kegiatan dari Direktorat Peningkatan (Ditkat) Mutu Tenaga Kesehatan (Nakes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) yang terselenggara di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk tahun 2023 ini.

Selaku tuan rumah Bapeleks Mataram menggelar acara penyambutan dan pembukaan acara tersebut di Hotel Jaya Karta, Lombok Barat (Lobar) Provinsi NTB, Minggu (5/11/2023).

Sementara untuk segala bentuk kegiatan dari fasilitasi transformasi BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia tahun 2023 ini berlangsung di kantor Bapelkes Mataram, Jalan Gora 2 Selagalas, Lingsar, Lombok Barat, NTB.

Peserta yang mengikuti Kegiatan ini adalah Seluruh Katim yang ada di Ditkat Mutu Tenaga Kesehatan, Katim PA Sesditjen Nakes dan Para Kepala BBPK dan Bapelkes Nasional beserta Kasubag Adumnya juga tim beserta para Widyaiswara.

Sebagai Nara sumber dan Fasilitator adalah Direktur Peningkatan (Dirkat) Mutu Tenaga Kesehatan dan dari DJA Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Kegiatan fasilitasi transformasi SDM BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia itu dibuka langsung oleh Direktur Peningkatan (Dirkat) Mutu Tenaga Kesehatan (Nakes) Kemenkes RI Lupi Trilaksono, S.F, M.M, Apt.

Dirkat Mutu Nakes menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka memfasilitasi transfortasi sumberdaya manusia (SDM) kesehatan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBK) dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) seluruh Indonesia.

Dijelaskan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini dalam rangka memberikan lokalisasi sekaligus kolaborasi dan mempererat silaturrahim antara BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga dalam rangka meluruskan kegiatan dan perencanaan kegiatan untuk tahun 2024 mendatang.

“momen ini juga kita manfaatkan untuk melakukan evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan selama tahun 2023.

Secara umum Dirkat Mutu Nakes menjelaskan, target yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah meningkatkan konsolidasi, kolaborasi dan harmonisasi dari semua kegiatan yang ada di BBPK dan Bapelkes seluruh Indonesia.

“kami berharap, dari kegiatan ini semua indikator SDM Kesehatan dapat tercapai,” pungkasnya.

Lantas alasan Lupi Trilaksono selaku Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kemenkes RI memilih Bapeleks Mataram sebagai tuan rumah kegiatan ini karena mampu menunjukkan kemampuannya meski tergolong paling muda sebagai UPT di UPT termuda di Ditjen Nakes Kemenkes RI berdasarkan Permenkes No 29 Tahun 2021.

“Lombok menjadi tempat yang istimewa, karena Bapelkes Mataram adalah UPT termuda di Kemenkes RI,” sebutnya.

“selain itu Lombok juga banyak memberikan kontribusi pada pelatihan dan peningkatan SDM kesehatan di wilayah Indonesia,” imbuhnya.

Lupi mengatakan, meskipun Bapelkes Mataram menjadi Bapelkes termuda di Kemenkes RI namun sudah mampu menunjukkan kemampuannya.

Selain itu Lupi juga menilai, Bapelkes Mataram melatih tenaga kesehatan di seluruh Indonesia dan dapat mengakomodir tenaga kesehatan di wilayah Indonesia bagian timur.

Bapelkes Mataram disebut Lupi sebagai sebuah solusi dalam menghadapi salah satu permasalahan terkait kurangnya akses dan distribusi yang kurang merata di Indonesia bagian timur.

“meski tergolong muda Bapelkes Mataram sudah mempu menunjukkan kemampuannya mengakomodir tenaga kesehatan diwilayah Indonesia bagian timur, yang menjadi salah satu permasalahan kurangnya akses maupun distribusi yang tidak merata,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *