LOMBOK BARAT, radarntb.com – Geliat pariwisata di Pelabuhan Senggigi menunjukkan tren positif yang signifikan. Jika pada awal tahun hanya terdapat dua trip kapal yang bersandar, saat ini jumlah tersebut telah meningkat menjadi tujuh trip per hari yang dikelola oleh dua operator kapal utama.
Kadis Perhubungan Lombok Barat, M.Hendrayadi, mengungkapkan bahwa peningkatan ini adalah hasil dari kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk otoritas pelabuhan tetangga.
“Hal ini tidak terlepas dari kolaborasi, kerjasama, dan komunikasi dengan pelabuhan KUPP yang ada di Pemenang,” ungkap Hendrayadi.
Menyambut pertumbuhan ini, Dishub Lobar melakukan terobosan dalam sistem manajerial. Per tanggal 8 April lalu, telah dilakukan kesepakatan untuk memodernisasi sistem pemesanan dan pengelolaan di pelabuhan tersebut agar lebih transparan dan mudah diakses.
“Tanggal 8 April kemarin kami sudah melakukan MOU dengan Easybook untuk digitalisasi pengelolaan pelabuhan, sehingga memudahkan masyarakat yang ingin menggunakan Pelabuhan Senggigi,” katanya.
Kedepannya, Hendrayadi berharap Pelabuhan Senggigi tidak hanya menjadi titik transit, tetapi juga pendorong ekonomi pariwisata yang lebih kuat bagi Lombok Barat melalui peningkatan fasilitas dan integrasi dengan aset pemerintah provinsi.
“Harapan saya kedepan Senggigi bisa menjadi lebih baik, pelabuhan lebih aman dan lebih nyaman, sehingga Senggigi bisa menimbulkan gairah baru dalam pengelolaan kepariwisataan di Provinsi NTB khususnya di Lombok Barat,” pungkasnya.













