google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Atasi Kekeringan DK-P3 KLU Himbau Petani Atur Pola Tanam

Atasi Kekeringan DK-P3 KLU Himbau Petani Atur Pola Tanam

  • Bagikan
DK-P3 KLU Himbau Petani Atur Pola Tanam Atasi Kekeringan Panjang
DK-P3 KLU Himbau Petani Atur Pola Tanam Atasi Kekeringan Panjang

LOMBOK UTARA radarntb.com – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DK-P3) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menghimbau para petani untuk mengatur pola tanam dalam mengatasi kekeringan panjang akibat fenomena elnino.

Kekeringan panjang yang melanda daerah tersebut telah mendorong perlunya penyesuaian pola tanam untuk menghemat air.

“untuk mengatasi masalah kekeringan ini, kita menyarankan para petani untuk mengatur pola tanam yang bijaksana, seperti menanam padi secara bergantian dengan palawija,” Ujar Kepala DK-P3 KLU, Tresnahadi di kantornya, Kamis 05/10/2023.

Hal ini bertujuan untuk mengatasi masalah penurunan ketersediaan air, mengingat bahwa jika semua petani menanam padi secara serentak, pasokan air mungkin tidak mencukupi.

“Untuk mensiasati kesediaan air berkurang kalau misalkan tanam padi serentak, kan tidak cukup airnya,” jelasnya.

Dikatakan, meskipun musim kemarau berlangsung cukup lama, dampaknya pada lahan pertanian di KLU belum begitu signifikan.

“Masih banyak lahan pertanian yang dapat ditanami, sebagian besar masih memungkinkan untuk ditanami, seperti di Kecamatan Bayan, Kayangan, Gangga, Tanjung dan Pemenang,” ujarnya.

Sementara untuk mengatasi dampak kekeringan, DK-P3 KLU telah menyalurkan sumbangan beras kepada sejumlah petani yang terdampak.

Ia mengungkapkan, jumlah sumbangan itu sebanyak 10 kilogram per kepala keluarga didistribusikan berdasarkan laporan dari desa-desa setempat.

“kita dari Dinas pertanian bersama bupati KLU sudah menyalurkan sumbangan beras kepada warga yang terdampak, sumbangan ini berasal dari cadangan pangan pemerintah,” sebutnya.

Upaya ini diharapkan dapat membantu para petani di KLU menghadapi tantangan kekeringan yang sedang berlangsung, sambil menjaga kelangsungan produksi pertanian yang penting bagi perekonomian daerah.

semoga apa yang kita salurkan bisa sedikit meringankan para petani kita yang terdampak,” Tutup Tresnahadi. (Ten*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *