LOMBOK BARAT, radarntb.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Barat mengambil langkah tegas dalam menata aktivitas hiburan laut di kawasan wisata Senggigi. Hal ini dilakukan menyusul adanya laporan mengenai aktivitas jet ski yang terlalu dekat dengan alur pelayaran kapal, yang dinilai sangat berisiko membahayakan keselamatan wisatawan.
Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, M. Hendrayadi, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan teguran sekaligus bersurat kepada Dinas Perizinan Provinsi NTB (DPMPTSP) untuk mengevaluasi izin operasional para pengelola jet ski.
“Aktivitas mereka sangat dekat dengan kapal, sehingga sangat berisiko dan itu membahayakan. Oleh karena itu kami tegur dan kami bersurat ke Dinas Perizinan Provinsi untuk mengevaluasi perizinan ini,” ujar Hendrayadi.
Sebagai langkah nyata, mulai Rabu lalu, pengawasan ketat telah dilakukan di wilayah Senggigi. Saat ini tercatat ada empat operator jet ski yang beroperasi di sana. Dishub menekankan agar para operator menghentikan aktivitas sementara saat jadwal kapal akan bersandar atau berangkat demi keamanan bersama.
“Kami mengingatkan bahwa jam-jam kapal yang akan nyandar atau yang akan keluar dari Senggigi itu kami berikan ke mereka, supaya mereka men-stop sementara selama kapal sedang mau nyandar,” jelasnya.
Selain pengawasan personil, Dishub juga berencana memasang perangkat tambahan di area pantai untuk memastikan zona navigasi kapal tetap steril dari aktivitas hiburan yang tidak terkontrol.
“Kami akan menyiapkan loudspeaker nanti untuk diingatkan kepada seluruh pengguna jet ski agar menjauhi dari alur kapal,” pungkasnya.













