google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Ini Hasil Pengawasan Takjil Oleh BBPOM Mataram Selama Ramadhan 1444 H / 2023 M - Radar NTB

Ini Hasil Pengawasan Takjil Oleh BBPOM Mataram Selama Ramadhan 1444 H / 2023 M

  • Bagikan
Ini Hasil Pengawasan Takjil Oleh BBPOM Mataram Selama Ramadhan 1444 H / 2023 M
Ini Hasil Pengawasan Takjil Oleh BBPOM Mataram Selama Ramadhan 1444 H / 2023 M

MATARAM radarntb.com – Selama bulan suci Ramadhan 1444 H / 2023 M, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram telah melakukan pengawasan takjil untuk berbuka puasa yang terjual di Pasar, pinggir Jalan dan tempat-tempat lainnya di Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian dari pengawasan pangan Ramadhan dan Idulfitri 1444 H/ 2023 M yang di laksanakan BBPOM di Mataram mulai 13 Maret hingga 19 April 2023.

Kepala Balai Besar POM di Mataram Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni Apt, Senin (17/4/2023) menjelaskan, pengawasan dilakukan dengan mengoperasionalkan mobil laboratorium keliling.

“pengawasan takjil selama bulan suci Ramadhan kita libatkan mobil laboratorium keliling untuk melakukan sampling dan pengujian cepat ditempat,” jelasnya.

“pada tempat-tempat yang kita tuju, kita lakukan sampling dan pengujian cepat ditempat dengan parameter uji bahan berbahaya seperti Boraks, Rodhamin B, Formalin, Methanyl Yellow/Kuning Metanil dan lain sebagainya,” tambah Kepala BBPOM di Mataram.

Dari tanggal 13 Maret hingga 16 April BBPOM di Mataram telah melakuka  sampling terhadap 131 pedagang dengan 321 sampel yang diuji.

Hasilnya, sebanyak 315 sampel memenuhi syarat (98%) dan 6 sampel lainnya tidak memenuhi syarat (2%).

Dari 6 sampel yang tidak memenuhi syarat itu, seluruhnya ditemukan positif mengandung boraks. Bahan berbahaya tersebut terdapat pada Mie basah (1 sampel) dan kerupuk terigu (5 sampel).

Temuan pangan mengandung boraks ditemukan di Kabupaten Lombok Barat (2 sampel), Mataram (2 sampel), Sumbawa (1 sampel) dan Sumbawa Barat (1 sampel).

Dikatakan, selama tiga tahun terakhir, khusus pada bulan Suci Ramadhan BBPOM di Mataram telah melakukan pengawasan terhadap takjil dan pangan lainnya.

Hasilnya, BBPOM memiliki catatan tersendiri terkait hal itu. Berikut data hasil pengawasan pangan rutin khusus menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam 3 tahun terakhir:

Hasil pengawasan pangan rutin khusus dalam 3 tahun terakhir menunjukkan temuan pangan kadaluarsa masih mendominasi di sarana peredaran pangan olahan.

“hal ini perlu menjadi perhatian, agar para pelaku usaha lebih teliti dan rutin melakukan pengecekan tanggal kadaluarsa produk yang mereka pajang dan jual,” jelas kepala BBPOM di Mataram.

Dari hasil pengawasan pangan takjil buka puasa juga masih ditemukannya pangan mengandung boraks, yang sebagian besar terdapat dalam sampel kerupuk terigu. Hal ini perlu menjadi kewaspadaan baik pelaku usaha maupun masyarakat dalam memilih produk pangan dan bahan baku pangan yang aman.

“Kepada pelaku usaha, khususnya distributor/retail pangan dihimbau agar lebih memperhatikan keamanan produk yang dijual dan mematuhi peraturan yang berlaku, sehingga masyarakat mendapatkan produk yang aman dan bermutu,” tegasnya.

Untuk lebih meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya pada produk pangan TMS, BBPOM di Mataram mengintensifkan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi/KIE Keamanan Pangan baik secara langsung kepada masyarakat, maupun melalui media elektronik, media cetak, dan akun media sosial Balai Besar POM di Mataram melalui Instagram, Facebook, Youtube atau Twitter.

“Masyarakat sebagai konsumen juga harus memiliki kesadaran untuk memilih produk pangan yang aman, serta agar ingat selalu Cek KLIK (cek Kemasan, cek Label, cek Izin Edar, dan cek Kedaluwarsa) ketika akan membeli atau mengonsumsi produk pangan olahan dalam kemasan,” imbaunya.

Untuk memastikan produk pangan yang telah terdaftar, masyarakat dihimbau untuk memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile yang dapat diunduh melalui play store (Android) atau App store (iOS).

“Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut atau menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi lapor.go.id, Contact Center HALOBPOM 1500-533 (pulsa lokal), WhatsApp 0878-71500-533, e-mail bpom_mataram@pom.go.id, Instagram @bpom.mataram, Facebook Fanpage @bpom.mataram, atau Twitter @bpommataram,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *