google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Kadis Dikbud NTB Apresiasi dan Support SMAN 8 Mampu Jadi Wakil NTB - Radar NTB

Kadis Dikbud NTB Apresiasi dan Support SMAN 8 Mampu Jadi Wakil NTB

  • Bagikan
Kadis Dikbud NTB Apresiasi dan Support SMAN 8 Mampu Jadi Wakil NTB
Kadis Dikbud NTB Apresiasi dan Support SMAN 8 Mampu Jadi Wakil NTB

MATARAM radarntb.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd.,M.Pd apresiasi dan support lima pelajar SMAN 8 Mataram, mampu wakili NTB berlaga di Student Athletics Championship Indonesia di Stadion GBK Jakarta 13-15 Januari 2023.

Kadis Dikbud NTB bersyukur anak-anak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Mataram mampu bersaing dengan SMA lain di NTB sehingga mereka bisa terpilih menjadi wakil pelajar NTB berlaga di Stadion GBK.

Kendati demikian, Kadis Dikbud NTB berdoa dan memberi support kepada anak-anak itu agar dapat bersaing dengan pelajar lainnya dari seluruh Indonesia.

“Terkait prestasi anak-anak SMAN 8 Mataram pada bidang atletik ini tentu saya sangat bersyukur itu bisa bawa nama Nusa Tenggara Barat.” Ujarnya.

Aidy mengatakan, untuk dukungan fasilitas yang diminta kami akan menunggu petunjuk pedoman lebih lanjut dari Kementerian, karena itu bentuknya adalah Olimpiade siswa.

“Pada Olimpiade siswa itu ada yang menjadi tugasnya provinsi, jangan sampai nanti apa yang diinginkan dan apa yang kita janjikan itu dia tidak boleh double account pusat maupun pemerintah kepada anak-anak kita untuk bisa berkompetisi di tingkat Nasional,” bebernya.

Sementara, Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Mataram, Hj. Murniati, S. Ag. M.Pd menyebut ada lima siswa dan siswi yakni satu putra bertanding di kategori tolak peluru dan empat putri pada kategori lari estafet maraton.

“Harapan saya, mereka menjaga fisik dan spiritual agar benar-benar siap bertanding di tingkat Nasional. Mudah-mudahan mendapatkan juara sehingga menjadi motivasi dan mengharumkan nama sekolah, kami akan memberikan dukungan materiel maupun non materiel sesuai dengan kemampuan sekolah sehingga tidak ada kendala untuk berlaga di tingkat nasional.” Ujar Hj. Murniati. (ni*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *