Kebakaran Di Lombok Tengah Satu Gudang Hangus Terlalap Api

  • Bagikan
Kebakaran Di Lombok Tengah Satu Gudang Hangus Terlalap Api
Suasana lokasi Kebakaran Di Lombok Tengah yang menghanguskan satu Gudang milik warga yang terlalap Api.

LOMBOK TENGAH radarntb.com – Telah tejadi Kebakaran di Lombok Tengah, Selasa (26/7/2022), satu buah gudang tempat service elektronik hangus dilalap api.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kopang AKP Suherdi membenarkan peristiwa kebakaran di Lombok Tengah itu.

“Sijago merah melalap sebuah gudang tempat service elektronik yang berada di Dusun Mumbang, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa, tanggal 26 Juli 2022, sekitar jam 08.00 Wita,” jelasnya, Rabu (27/7).

Akibatnya satu unit mobil terbakar juga ikut terbakar oleh ganasnya kobaran api yang melalap gudang tempat service elektronik tersebut.

Korban kebakaran atas nama Kahrudin, umur 65 tahun, alamat Dusun Mumbang, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.

Kronologis kejadian sekitar pukul 07.30 Wita, pemilik rumah sedang membakar sampah yang berdekatan dengan mobil miliknya.

Kemudian korban langsung pergi ke Masjid untuk melaksanakan gotong royong dengan meninggalkan api pembakaran sampah dalam keadaan masih menyala.

Sekitar 30 menit terdengar suara teriakan “kebakaran-kebakaran”

Mengetahui peristiwa tersebut Kadus Mumbang langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan menghubungi Polsek Kopang.

Mendapat informasi tersebut Kapolsek Kopang langsung memimpin Personel untuk  membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Selain itu mereka juga turut membantu mengamankan barang-barang berharga milik warga sekitar TKP.

Sekitar 30 menit kemudian Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur yang dipimpin oleh Danru Nasri tiba dan melakukan pemadaman sampai selesai.

Adapun barang-barang yang terbakar berupa 1 unit R4 jenis carry station, atap sebuah Musholla, alat-alat elektronik bekas berupa TV sebanyak 30 unit.

Berikutnya Uang sebesar Rp 2.150.000 serta  STNK dan E-KTP, perkiraannya korban mengalami kerugian sekitar Rp. 60.000.000.-

“Penyebab kebakaran tersebut, kami duga karena adanya pembakaran sampah oleh korban yang kemudian mereka meninggalkannya dalam kondisi api masih menyala dan menyambar ke sekitar sehingga terjadi kebakaran” tutup AKP Suherdi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.