Banner Iklan Aruna

Tanggap Bencana Gempa NTT, Pemprov NTB Terjunkan 79 Personel, Puluhan Alat Berat, dan Bantuan Logistik Masif

  • Bagikan
Tanggap Bencana Gempa NTT, Pemprov NTB Terjunkan 79 Personel, Puluhan Alat Berat, dan Bantuan Logistik Masif
Tanggap Bencana Gempa NTT, Pemprov NTB Terjunkan 79 Personel, Puluhan Alat Berat, dan Bantuan Logistik Masif

MATARAM, radarntb.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik, alat berat, hingga puluhan tenaga medis dan tim tanggap darurat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelepasan armada logistik dan tim kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB pada Minggu (16/8/2026).

Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran Wagub, Sekda, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta berbagai lembaga kemanusiaan.

Gubernur NTB Miq Iqbal menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud empati mendalam sekaligus bukti kesiapsiagaan NTB dalam menangani bencana alam. Pembelajaran dari pengalaman gempa Lombok 2018 menjadi modal berharga bagi NTB untuk bertindak cepat dan terstruktur.

“Kurang dari 24 jam sejak gempa terjadi, tim kita sudah siap. Ini membuktikan ketangguhan dan kesiapsiagaan sistem penanganan bencana yang kita miliki di NTB,” tegas Miq Iqbal.

Untuk efisiensi biaya dan kecepatan distribusi, bantuan bahan makanan pokok dipusatkan di Bima sebelum diangkut menggunakan kapal khusus menuju titik-titik terdampak terparah di NTT, seperti Manggarai, Ende, dan Labuan Bajo. Langkah strategis ini juga diterapkan oleh Pemprov Bali yang turut menjadikan Bima sebagai hub logistik.

Sementara itu, bantuan obat-obatan dan peralatan medis dikonsolidasikan langsung dari Mataram.

Pemprov NTB menyiagakan total 30 unit armada kendaraan, mulai dari ambulans, mobil rescue, truk dapur umum, hingga ekskavator untuk membersihkan reruntuhan serta membuka akses jalan yang terputus.

Adapun rincian bantuan yang dikerahkan meliputi:

  • Tim Ahli & Personel (79 Orang):

    • Tim Medis (60 Orang): Dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker, dan psikolog (gabungan dari Dinkes NTB, RSU Lingkup Provinsi, RS Unram, dan Dinkes Kota Mataram).

    • Tim Tanggap Darurat (19 Orang): Gabungan personel dari BPBD, Dinas PUPRPKP, dan Dinsos P3A NTB.

  • Logistik Pangan & Pasokan Beras:

    • Cadangan Beras: Pemprov NTB (21 ton), AMNT (10 ton), dan Bulog (3 ton).

    • Sembako & Pangan: Ratusan paket sembako, mi instan, air mineral (PT Narmada Awet Muda), minyak goreng, gula, biskuit, serta makanan pendamping balita dan ibu hamil.

  • Fasilitas Kesehatan & Pengungsian:

    • Peralatan Medis: Emergency kit, Ibu Hamil/Melahirkan kit, Personal Hygiene kit, serta puluhan tenda posko/pelayanan kesehatan dan velbed.

    • Perlengkapan Pengungsi: Terpal, matras, selimut, pampers/popok bayi, pembalut wanita, dan pakaian dalam.

    • Dukungan Mitra: Bantuan Rp100 juta dari Bank Mandiri berupa paket logistik, tenda, dan kebutuhan balita, serta dukungan perlengkapan harian dari PMI, Poltekkes Kemenkes Mataram, dan RS Unram.

Gubernur berharap pengerahan tim medis dan fasilitas trauma healing ini dapat mempercepat pemulihan fisik maupun psikologis masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan di NTT.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *