google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Ultah Dharma Wanita Persatuan KLU ke-24 "Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan"

Ultah Dharma Wanita Persatuan KLU ke-24 “Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan”

  • Bagikan
Ultah Dharma Wanita Persatuan KLU ke-24 "Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan"
Ultah Dharma Wanita Persatuan KLU ke-24 "Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan"

TANJUNG radarntb.com – Peringatan Ulang Tahun Dharma Wanita persatuan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang ke 24 dengan tema “Peran strategis perempuan dalam pembangunan berkelanjutan”.

Acara tersebut dihadiri ketua Dharma Wanita Persatuan KLU, Baiq Hurniwati Anding Duwi Cahyadi, Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi, beberapa kepala OPD, serta undangan lainya di Aula RSUD KLU, Selasa 12/12/2023.

Hj Nurlaila Zulkifli atas nama ketua panitia ultah Darma Wanita persatuan KLU yang ke 24 menyampaikan, Darma Wanita Persatuan adalah organisasi terbesar di indonesia yang beranggotakan istrinya ASN, TNI/Polri, kemudian Istri purnawirawan TNI/Polri yang suaminya di tugaskan dalam instansi lingkungan sipil yang bersedia menjadi peran strategis dalam pembangunan nasional

“sesuai dengan misi kita yakni persatuan menjadi organisasi istri ASN yang proposional untuk memperkuat perempuan dalam pembangunan bangsa, misi mengembangkan sumber daya manusia yang berkompeten dan berwawasan global.” Ungkapnya.

Kemudian mensejahterakan anggota keluarga, melalui bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta demokratis, meningkatkan kerja sama multipihak program kerja. Mengembangkan informasi menajemen secara terintegrasi berbasis data.

“Maka Darma Wanita persatuan sangatlah penting sebagai mitra kerja pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.” terangnya.

Ketua Darma Wanita KLU, Baiq Hurniwati Anding Duwi Cahyadi mengatakan pengaruh dan hubungan yang abadi antara ibu dan anak bukan hanya sebatas pada lingkungan keluarga, tetapi juga dalam konteks yang lebih luas yaitu bertahannya suatu bangsa.

Kemudian pendidikan, khususnya dalam keluarga, menempatkan perempuan sebagai aktor kunci di dalamnya, karena pendidikan adalah salah satu modal utama dalam pembangunan berkelanjutan.

“perempuan memiliki andil besar dalam proses perwujudannya, oleh karena itu sebagai bahan penting dalam pembangunan berkelanjutan sudah sepatutnya kita sebagai perempuan selalu bergerak dengan penuh semangat seperti selama ini kita bersama,” katanya.

Dewan penasehat KLU, Yunita Aprilina Danny Karter Ridiawan, istri dari wakil Bupati KLU, pada kesempatan itu mengatakan, bagaimana sekarang ini seorang perempuan menyepakati beberapa aspek kehidupan seperti pendidikan ekonomi sosial.

“pendidikan disini yang saya maksud adalah seperti apapun pendidikan seorang perempuan mau sekolah tinggi, ujungnya menjadi ibu rumah tangga, itu bukan sesuatu yang memalukan,” tegasnya.

Menurutnya, seorang ibu rumah tangga merupakan sesuatu profesi yang tidak semua orang bisa kerjakan, bahkan para suami pun belum tentu bisa melakukan bagaimana dilakukan seorang istri.

“betapa kuatnya peranan seorang perempuan,” tegasnya

“seorang perempuan bisa memainkan peranan seorang suami, tetapi seorang suami belum tentu bisa hidup tanpa seorang perempuan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi yang juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, ingin membangkitkan semangat ibu – ibu rumah tangga dalam proses penyemangat kinerja dari ASN yang ada di KLU.

“jadi kita bangkitkan semangat mereka, bahwa rumah tangga itu bagian dari pendidikan yang harus berusaha mereka bina, jangan sampai bahwa konflik didalam rumah tangga itu akan berpengaruh dalam kinerja, sehingga kita harapkan mereka terinofasi untuk mempertahankan rumah tangga,” terangnya.

“ketika sudah memilih apapun yang terjadi nikmati dia,” tambahnya.

Kemudian Anding juga mengatakan dalam proses penekanan terhadap ASN yang ada di KLU adalah keutuhan terhadap rumah tangga, kemudian pendidikan terhadap anak.

Anding juga mengatakan bahwa ia sebagai ketua disiplin ASN yang ada di KLU masih banyak sekali mendapatkan aduan perceraian.

“itu yang kita antisipasi, artinya kita sudah melakukan pilihan terhadap suami atau istri, dia mau baik atau sebaliknya, kalau itu adalah bagian dari kita, kalau misalkan dia tidak baik, kita didik supaya dia baik , kalau dia sudah baik pertahankan dia.” Tutupnya. (Ten*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *