google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Kaling Monjok Culik Serahkan Sejumlah Senjata Rakitan ke Polresta

Kaling Monjok Culik Serahkan Sejumlah Senjata Rakitan Ke Polresta Mataram

  • Bagikan
Penyerahan sejumlah senjata rakitan oleh Kepala Lingkungan Monjok Culik ke Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH.
Penyerahan sejumlah senjata rakitan oleh Kepala Lingkungan Monjok Culik ke Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH.

MATARAM  radarntb.com – Menindak lanjuti himbauan Polresta Mataram dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban, warga Lingkungan Monjok Culik, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram serahkan sejumlah senjata rakitan ke kepala lingkungan setempat.

Senjata rakitan yang diduga sebagai pemicu pertengkaran atau keributan antar dua lingkungan di Kota Mataram itu kemudian diserahkan Kepala Lingkungan Monjok Culik ke Polresta Mataram.

Diketahui sebelumnya, keributan antar Lingkungan Monjok Culik Kecamatan Selaparang dengan Lingkungan Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara dipicu oleh salah satunya keberadaan senjata rakitan yang digunakan oleh kedua Lingkungan, sehingga menimbulkan ketidak nyamanan masyarakat secara umum khususnya di Kota Mataram.

Hal ini disampaikan Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH., dalam sebuah wawancara yang berlangsung di Aula pertemuan lingkungan Monjok Culik usai penyerahan senjata rakitan berlangsung, Sabtu (12/08/2023) sekitar pukul 21:30 wita.

Mustofa sapaan akrabnya menceritakan bahwa pihaknya sudah cukup lama menjaga serta memantau peristiwa keributan antar dua lingkungan ini.

Oleh karena itu, setelah berhasil di mediasi dan berdamai, Polresta menghimbau sekaligus mengingatkan kepada kedua Lingkungan tersebut untuk segera menyerahkan senjata rakitan ke Polresta Mataram dan bagi pemilik akan diganti rugi kerugiannya.

Setelah himbauan, baik dengan cara lisan maupun dengan tulisan melalui stiker atau spanduk yang terpasang di kedua Lingkungan yang dilakukan oleh Polresta Mataram, maka selaku penanggung jawab keamanan melakukan patroli dengan intensif untuk melakukan penindakan tegas bila ditemukan warga yang masih menggunakan senjata apapun atau melakukan provokasi untuk memunculkan peristiwa keributan tersebut.

“malam ini kami lakukan patroli dengan skala besar yang melibatkan semua unsur yang ada untuk melakukan penertiban di kedua Lingkungan, termasuk melakukan sweeping terhadap benda-benda berbahaya atau senjata rakitan yang kita duga dapat memunculkan keributan kembali,” tegasnya.

“Alhamdulillah, berkat partisipasi Kepala lingkungan Monjok Culik serta pendekatan yang dilakukan oleh rekan-rekan TNI, Polri beberapa senjata rakitan dapat dikumpulkan untuk diamankan,” ucapnya menambahkan.

Dihadapan kepala Lingkungan Monjok Culik dan warganya, Kapolresta Mataram mengingatkan dan mengimbau kembali agar keributan serupa tidak ada lagi.

Sehingga, dalam mencegah tindakan ini Polresta Mataram akan menindak tegas bila terbukti melakukan sesuatu yang dapat menimbulkan keamanan dan ketertiban masyarakat kembali terganggu.

“Kita sepakat apa yang disampaikan Kapolda NTB disetiap kesempatan apapun bertemu masyarakat bahwa tidak ada ruang dan waktu bagi siapapun yang ingin membuat bangsa ini atau daerah ini bercerai berai. Maka itu kita pastikan tidak ada bentrokan di kedua lingkungan ini,” tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala lingkungan Monjok Culik menyatakan komitmennya bahwa ketertiban dan keamanan masyarakatnya akan tetap terjaga.

Ia mengaku peristiwa yang sudah terjadi merupakan pengalaman pahit bagi dia yang didengar oleh masyarakat.

“ini akan kami jadikan pengalaman, bahwa kedepan situasi seperti ini tidak boleh lagi terjadi. Atas nama lingkungan Monjok Culik kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pemerintah atas ketidak nyamanan yang pernah terjadi,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terimakasih terutama kepada Kapolresta Mataram atas peran yang begitu baik dengan warga masyarakat sehingga hal ini dapat terselesaikan dengan baik tanpa adanya korban.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Monjok Culik kami harus sampaikan kepada beliau (Kapolresta Mataram) permohonan maaf kami karena telah menciptakan situasi ini. Kedepan atas bimbingan Kapolresta Mataram kami akan menjaga agar kejadian serupa tidak lagi terulang demi Harkamtibmas,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *