google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Kapolda NTB: Simakrama dan Pagerwesi Adalah Ungkapan Syukur Kepada Pencipta

Kapolda NTB: Simakrama dan Pagerwesi Adalah Ungkapan Syukur Kepada Pencipta

  • Bagikan
Kapolda NTB: Simakrama dan Pagerwesi Adalah Ungkapan Syukur Kepada Pencipta
Hadiri acara Simakrama dan Pagerwesi, Kapolda NTB: Simakrama dan Pagerwesi Adalah Ungkapan Syukur Kepada Pencipta. foto Polda NTB (radarntb.com)

MATARAM radarntb.com – Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto mengatakan, Simakrama atau silaturrahmi dan Pagerwesi adalah ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta.

Hal itu diungkapakan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Djoko Poerwanto saat menghadiri acara Simakrama/Silaturrahmi yang dirangkai dengan perayaan Hari Raya Pagerwesi oleh Ikatan Keluarga Besar Hindu (IKBH) Nusa Tenggara Barat (NTB) di Pura Pacupati, Sindu, Cakranegara, Kota Mataram, Rabu (26/10/2022).

Kapolda NTB merasa terhormat bisa ikut dalam acara perayaan hari raya pagerwesi yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Besar Hindu (IKBH) Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Menurutnya, yang berkesan dalam acara itu adalah Sumakramanya yang berarti silaturrahmi.

Kapolda NTB memaknai acara tersebut sebagai salah satu bentuk ungkapan rasa syukur untuk memperdalam keimanan bagi semua orang, tak terkecuali bagi umat Hindu.

“ini merupakan cara kita melaksanakan bhakti kepada Tuhan yang maha esa atau umat Hindu menyebutnya ida sang hyang widhi wasa dengan wujud melaksanakan persembahyangan dan silaturrahmi dengan umat yang lainnya,” ujarnya.

Ia ingin, anggota Polri Polda NTB beserta keluarga, agar mengamalkan ajaran tri kaye parisuda, yaitu pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik untuk menjaga hubungan dan keharmonisan hubungan dalam masyarakat.

“dalam menjaga silaturrahmi dikenal dengan ajaran tri hita karana yang artinya tiga penyebab kebahagiaan,” jelasnya.

“ketiga hal tersebut harus dijaga manusia yang diwujudkan dalam bentuk persembahyangan hari raya pagerwesi ini,” tambahnya.

Kapolda NTB menambahkan, dalam menghadapi situasi global seperti sekarang ini, semua orang harus memiliki pola hidup sederhana dengan jalan mensyukuri rizki yang tuhan berikan kepada umat manusia.

Dalam acara tersebut, Kapolda NTB menyaksikan beberapa proses perayaan hari raya pagerwesi yang dilaksanakan oleh umat Hindu.

Ia merasa terhormat dapat menghadiri acara sakral tersebut, selain dapat mengetahui prosesi perayaan hari raya pagerwesi, ia juga mendapat nilai silaturrahmi didalamnya.

“perayaan hari raya pagerwesi ini, untuk mengingatkan diri kita ini siapa, dan sebagai wujud syukur kita kepada sang pencipta,” pungkasnya. (mn*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *