Banner Iklan Aruna

DPMD dan Dispar NTB Akan Bersinergi Gali Potensi Desa Bedaya Tematik Jadi Desa Wisata

  • Bagikan
DPMD dan Dispar NTB Akan Bersinergi Gali Potensi Desa Bedaya Tematik Jadi Desa Wisata
DPMD dan Dispar NTB Akan Bersinergi Gali Potensi Desa Bedaya Tematik Jadi Desa Wisata

MATARAM, radarntb.com – Program “Desa Berdaya Tematik” yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat sambutan positif dan dukungan kolaboratif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pariwisata.

Kolaborasi ini difokuskan untuk mengoptimalkan desa-desa yang memiliki potensi wisata sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi lokal.

Kepala DPMD NTB, Lalu Hamdi, menjelaskan bahwa program Desa Berdaya Tematik memiliki 20 tema pembangunan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi.

Tema-tema ini berupaya menjawab keunggulan dan potensi dominan yang dimiliki oleh desa, di antaranya adalah Desa Wisata, Desa Hijau, Desa Belajar, dan Desa Bebas Sampah.

Intervensi dalam program tematik ini disalurkan melalui dua mekanisme utama: program-program yang dijalankan oleh masing-masing Dinas (OPD) terkait di tingkat provinsi, atau melalui bantuan keuangan langsung kepada kepala desa.

Lalu Hamdi menambahkan, program tematik ini akan lebih dipertajam untuk berfokus pada keunggulan yang ada di desa.

Menanggapi program Desa Berdaya Tematik, Kepala Dinas Pariwisata NTB (Kadispar) Ahmad Nur Aulia menyatakan siap berkolaborasi penuh, terutama untuk tema Desa Wisata.

Kadispar menegaskan bahwa sebagai OPD Provinsi, pihaknya akan memberikan asistensi dan pendampingan untuk desa-desa yang memiliki potensi pariwisata.

“Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, untuk desa berbasis potensi, misalnya Desa Wisata, ya tentunya ini akan menjadi asistensi dan pendampingan dari potensi yang dimiliki oleh desa wisata tersebut,” ujar Kepala Dinas Pariwisata.

Fokus utama pendampingan ini adalah bagaimana menguatkan daya tarik serta mengelola (tata kelola) potensi pariwisata yang ada di desa tersebut.

Kadispar sangat berharap bahwa beberapa desa yang berpotensi dapat berhasil diangkat menjadi Desa Wisata, selaras dengan program pengembangan Desa Wisata yang juga digalakkan oleh pemerintah pusat.

Sementara Kadispar menyoroti pentingnya proses verifikasi, antaranya:

  • Verifikasi Potensi: Proses veripali (verifikasi dan validasi) akan dilakukan untuk memastikan desa-desa mana yang memenuhi kriteria dan siap didampingi sesuai dengan pendekatan tema Desa Wisata.

  • Kontribusi Ekonomi: Keberhasilan desa menjadi Desa Wisata Tematik diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan masyarakat dan desa itu sendiri.

“Dengan sinergi antara DPMD yang menyediakan skema program dan Dinas Pariwisata yang fokus pada pendampingan sektor pariwisata, diharapkan program Desa Berdaya Tematik ini dapat benar-benar merealisasikan potensi desa menjadi sumber pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *