LOMBOK UTARA, radarntb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, diwakili oleh Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., memberikan penghargaan kepada Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K. dan Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta. Penghargaan ini diserahkan dalam upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025.
Penghargaan untuk Kapolres dan Bhayangkari Lombok Utara ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengembangkan budaya literasi di daerah.
Menurut Bupati Najmul, penghargaan ini merupakan pengakuan atas kepemimpinan visioner dan kepedulian yang telah mereka tunjukkan.
“Kapolres berhasil mengoptimalkan peran Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan. Sementara itu, Ketua Bhayangkari melalui program sosial dan gerakan literasi, turut memberikan dampak nyata pada kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini bisa menjadi model kolaborasi yang dapat ditiru oleh OPD dan komunitas di Lombok Utara.
Dalam sambutannya, Kapolres Agus Purwanta menjelaskan bahwa program Gowes Kamtibmas dirancang untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.
“Kami hadir tanpa seragam, tanpa senjata, duduk bersama rakyat. Dengan cara ini, masyarakat melihat Polri sebagai sahabat,” jelasnya.
Selain bersepeda, kegiatan ini juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian bantuan sosial, dan dialog interaktif. Hingga saat ini, 15 desa telah dikunjungi dan ditargetkan akan menyambangi seluruh desa di Lombok Utara setiap hari Sabtu.
“Gowes ini bukan sekadar olahraga, tetapi jembatan empati sekaligus ruang menyerap aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Ny. Heny Agus Purwanta mendapatkan penghargaan atas kiprahnya dalam menggerakkan budaya literasi. Berlatar belakang sebagai akademisi, ia memperkenalkan gerakan membaca dua lembar sehari yang dinilai sederhana namun efektif.
“Tingkat literasi nasional masih rendah, termasuk di Lombok Utara. Dengan membaca dua lembar sehari secara konsisten, akan menjadi kebiasaan baik yang berdampak besar,” ujarnya.
Ia yang telah menulis lebih dari 20 karya ilmiah ini, juga menekankan pentingnya melibatkan ibu dan anak dalam membangun budaya literasi serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan berbagai organisasi untuk memperluas dampak gerakan ini.
Secara keseluruhan, penghargaan ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada aspek keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan intelektual.
Bupati Najmul menilai, kolaborasi antara Polres dan Bhayangkari adalah model strategis yang bisa mewujudkan masyarakat Lombok Utara yang aman, sehat, dan berdaya saing.
“Pemerintah daerah siap mendukung penuh agar program-program ini dapat meluas dan memberikan manfaat nyata,” tutupnya.













