MATARAM, radarntb.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. L. Muhamad Iqbal, angkat bicara terkait polemik pemberitaan mengenai Teluk Ekas, Lombok Timur.
Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya potongan video yang menimbulkan beragam interpretasi seputar pandangan Bupati Lombok Timur mengenai pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.
Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam memajukan pariwisata, khususnya di Teluk Ekas.
Gubernur Iqbal mengklarifikasi bahwa potongan video yang beredar kemungkinan besar telah disalahartikan.
“Karena videonya sepotong, mungkin maksud Pak Bupati bukan seperti yang diinterpretasikan selama ini,” ujar Gubernur, Sabtu (21/6/2025).
Ia menekankan bahwa niat utama Bupati Lombok Timur adalah keinginan kuat untuk membangun pariwisata di wilayahnya.
“Intinya beliau kan memberikan perhatian, beliau ada keinginan kuat untuk membangun pariwisata di Lombok Timur,” ungkap Miq Iqbal.
Untuk menjembatani komunikasi dan mencari penyelesaian, Gubernur telah mengutus Asisten II, Bapak Faozal, untuk meninjau langsung ke Ekas.
Kunjungan ini bertujuan untuk bertemu dengan para pelaku pariwisata setempat, serta berdialog dengan Dinas Pariwisata, Bupati, dan Wakil Bupati Lombok Timur.
Ia juga menjelaskan bahwa kasus terkait aktivitas selancar di laut Ekas memiliki kaitan dengan kewenangan provinsi, yang mencakup hingga 12 mil laut.
“Jadi atas dasar itu kita coba memfasilitasi, dan alhamdulillah sudah ada kesepahaman, Insya Allah,” ungkap Gubernur.
Sebagai langkah konkret untuk meminimalkan polemik dan mencapai kesepahaman bersama, Gubernur NTB berencana mengadakan pertemuan dengan semua pemangku kepentingan minggu depan. Pertemuan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan tertulis.
“Saya mohon bantuan teman-teman juga untuk tidak menambah atau berprasangka dalam kasus ini, Insya Allah ini sesuatu yang bisa kita carikan penyelesaiannya bersama-sama,” pinta Miq Iqbal.
Ia juga menegaskan bahwa semua pihak memiliki kepentingan yang sama untuk memajukan pariwisata NTB, termasuk di Teluk Ekas.
Lebih lanjut, Miq Iqbal mengungkapkan komitmen pemerintah provinsi untuk menciptakan penghubung pariwisata antara Lombok Tengah dan Lombok Timur.
“Sudah diidentifikasi oleh Pak Asisten, kalau memang ada sesuatu, di mana kita dibutuhkan intervensi oleh provinsi dalam rangka memberikan keseimbangan tingkat pembangunan pariwisata di selatan Lombok Tengah dengan di selatan Lombok Timur, pasti akan kita lakukan,” tutup Gubernur.













