google-site-verification=ifJPc0uzRA4Y4Fdt8VWeGvttPAD7V18nkgstdtOyxms Wabup KLU Hadiri Acara Eksplorasi Budidaya Semangka F1 Dengan Irigasi Tetes di Lahan Kering

Wabup KLU Hadiri Acara Eksplorasi Budidaya Semangka F1 Dengan Irigasi Tetes di Lahan Kering

  • Bagikan
Wabup KLU Hadiri Acara Eksplorasi Budidaya Semangka F1 Dengan Irigasi Tetes di Lahan Kering
Wabup KLU Hadiri Acara Eksplorasi Budidaya Semangka F1 Dengan Irigasi Tetes di Lahan Kering

LOMBOK UTARA radarntb.com -Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Danny Karter Febrianto Ridawan, menghadiri acara eksplorasi budidaya semangka biji F1 dengan irigasi tetes di lahan kering.

Selain bersama petani muda milenial, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan berbagai pihak yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Sumber Daya Alam (PERKIM – SDA) KLU, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) KLU, serta PT. BISI.

Kegiatan yang diadakan di Dusun Lokok Balok, desa Anyar, kecamatan Bayan KLU itu, turut dihadiri oleh anggota DPRD NTB H. Raden Nuna Abridi, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) KLU, Rusdianto, Kadis DKPPP KLU Tresnahadi, Camat Bayan Kariadi, serta beberapa undangan lainnya, Jum’at 20 Oktober 2023.

Pada kesempatan itu, Wabup menyoroti potensi besar yang dimiliki KLU di sektor pertanian dan perkebunan, khususnya di lahan kering di wilayah timur KLU seperti Bayan dan Kayangan.

“kita, pemerintah daerah bersama mitra terkait berupaya mencari inovasi untuk menghidupkan lahan kering ini agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” Ujar Wabup saat membuka kegitan tersebut.

Dikatakan, salah satu inovasi yang diterapkan oleh petani muda milenial di Dusun Lokok Balok adalah penggunaan irigasi tetes mengeksplorasi budidaya semangka biji F1 guna meningkatkan perekonomian mereka untuk memanfaatkan lahan kering di saat musim kemarau.

“dengan irigasi tetes, para petani dapat meningkatkan perekonomian mereka dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan kering secara berkelanjutan,” Katanya.

Sementara itu di saat yang sama, Kadis KPPP KLU Tresnahadi juga menyampaikan bahwa, jumlah lahan pertanian yang menggunakan irigisi tetes di Dusun Loang Balok yakni luas 20 Are.

Dengan adanya penggunaan irigasi tetes kedepannya diharapkan bisa terus bertambah sehingga lahan-lahan kering bisa di manfaatkan dengan baik.

“jika di kelola lahan kering dengan baik otomasis hasilnya akan melimpah sehingga bisa meningkatkan perekonomian atau penghasilan masyarakat setempat,” katanya.

Didepan para petani muda milenial Tresnahadi juga berharap, agar para petani yang lain bisa melakukan inovasi yang telah di lakukan oleh petani yang ada di Dusun Loang Balok sehingga lahan-lahan yang kering bisa dimanfaatkan dengan baik.

“kita mendorong petani lainnya untuk mengadopsi inovasi serupa agar lahan kering dapat dimanfaatkan secara efisien,” Tutup Tresnahadi. (Ten*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *