MANDALIKA, radarntb.com — Gelaran kejuaraan balap mobil Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2026 putaran terakhir resmi bergulir di Pertamina Mandalika International Circuit pada 16-18 Oktober 2026.
Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono, mengungkapkan bahwa secara garis besar kategori kejuaraan yang dipertandingkan tetap sama, namun animo serta jumlah peserta balap mengalami peningkatan signifikan.
Menurut Donny, kelas-kelas kejuaraan nasional (Kejurnas) seperti Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200, 1500, hingga Max 3600, serta kelas pendukung lainnya seperti One Make Race (OMR) Honda Jazz/Brio, Time Attack, dan Radical masih menjadi menu utama pada putaran pamungkas ini.
“Secara prinsip sama ya, tetap ada tiga kelas Kejurnas yaitu ITCR 1200, 1500, dan Max 3600. Untuk kelas-kelas lainnya seperti OMR Agya, Porsche, hingga Time Attack juga tetap ada. Namun, melihat situasi sekarang, animo peserta jauh lebih banyak dibanding sebelumnya,” ujar Donny.
Melonjaknya jumlah peserta pada putaran penutup MFOS 2026 ini mendorong MGPA dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk berdiskusi guna menata ulang program balapan (race program) pada musim-musim mendatang.
Donny menjelaskan, tingginya partisipasi pembalap membuat kapasitas grid start di sirkuit menjadi sangat terbatas.
Ke depan, MGPA mempertimbangkan opsi pemisahan kelas atau penyesuaian jadwal agar seluruh peserta dapat mengakomodasi waktu balap dengan.
“Jika peserta semakin banyak sedangkan kapasitas grid terbatas, tentu kita harus mendiskusikan apakah ke depan perlu ada pemisahan kelas atau penyesuaian time schedule. Ini menjadi pekerjaan rumah kami bersama IMI setelah ajang ini selesai,” terangnya.
Terkait aturan perlombaan, Donny menegaskan bahwa regulasi kejuaraan dari IMI berlaku konsisten sepanjang musim berjalan (putaran 1 hingga putaran terakhir).
Penyesuaian hanya dilakukan jika berhubungan langsung dengan faktor keselamatan (safety).
Mengenai rencana MFOS di tahun depan, Donny menyebutkan bahwa format kejuaraan akan digodok dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan Rakernas IMI.
MGPA merencanakan MFOS tetap digelar minimal dalam tiga putaran untuk memenuhi syarat kejuaraan resmi (championship), serta membuka peluang masuknya kelas-kelas baru seperti Open Wheel/Formula untuk semakin menyemarakkan balap mobil di Sirkuit Mandalika.













