Banner Iklan Aruna

Polda NTB Kirim 200 Personil Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

  • Bagikan
Polda NTB Kirim 200 Personil Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah
Polda NTB Kirim 200 Personil Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

MATARAM, radarntb.com — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengambil langkah cepat dan sigap dengan mengerahkan personel prima untuk membantu penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah. Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 200 personel diberangkatkan langsung dari NTB, Jumat (16/10/2026).

Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menjelaskan bahwa pemberangkatan ratusan personel ini merupakan bentuk solidaritas dan dukungan nyata dalam membantu penanganan darurat karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

“Dalam rangka pengamanan pemadaman karhutla di wilayah Kalimantan Tengah, Polda NTB mengirim personel prima sebanyak dua SSK, kurang lebih 200 personel. Harapannya, ini bisa membantu memadamkan api di tengah bencana karhutla di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Irjen Pol Kalingga.

Terkait teknis penugasan di lapangan, Kapolda menyebutkan bahwa seluruh personel yang diterjunkan akan dikoordinasikan langsung di bawah kendali Karo Ops Polda Kalimantan Tengah serta bersinergi dengan jajaran polda setempat.

“Tugasnya nanti akan dikoordinir oleh Karo Ops Polda Kalimantan Tengah dan BKO juga dari beberapa polda. Tentunya cara bertindak sudah secara teknis dan taktis akan diarahkan oleh Karo Ops Polda Kalteng,” jelasnya.

Sebelum diberangkatkan, seluruh persiapan personel beserta perlengkapan pendukung telah disiapkan secara matang dan dipusatkan di wilayah hukum Polda NTB. Personel diberangkatkan menggunakan sarana transportasi udara (pesawat layang air) menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebelum diterjunkan ke titik-titik penanganan di Kalimantan Tengah.

Mengenai durasi penugasan, pihak kepolisian memperkirakan para personel akan bertugas selama kurang lebih dua hingga tiga minggu, menyesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan (situasional).

Selain itu, Kapolda NTB berpesan kepada seluruh anggota yang bertugas agar senantiasa menjaga profesionalisme, kesehatan, serta mematuhi seluruh standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dalam penanganan bencana karhutla.

“Yang utamanya adalah bagaimana personel bisa menjaga kesehatan, 200 berangkat dan 200 kembali pulang dengan selamat, insya Allah,” pungkas Kapolda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *